Rabu, 16 Maret 2016

KOMITMEN Pelayan MUSIK, PUJIAN & MULTIMEDIA

KOMITMEN Pelayan MUSIK, PUJIAN & MULTIMEDIA
06 Maret 2016

Mengapa Seorang Pelayan Tuhan Harus berKomitmen ?
Sebuah komitmen sangat penting dalam perjalanan hidup manusia, baik dalam setiap hal kehidupan kita, khususnya dalam hal melayani Tuhan. Agar kita dapat mencapai tujuan dan berhasil dari awal sampai pada akhirnya, maka komitmen menjadi hal yang harus kita miliki.
Salah satu contohnya adalah Salomo, setelah dipercaya Tuhan dengan segala kekayaan dan hikmat yang luar biasa, ia akhirnya gagal menjaga kekudusan hidupnya dan jatuh dalam penyembahan berhala.  (1 Raja-Raja 11:4)

Untuk Siapa Kita Melayani ?
“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah”  (Kolose 3:23-24)
Ayat tersebut mengajarkan agar dalam segala aspek kehidupan, hendaknya setiap orang percaya mau untuk melayani Tuhan dengan motivasi yang tulus, benar dan dengan segenap hatinya, seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia atau hal-hal lainnya.

Definisi KOMITMEN Kristen adalah …
Janji setia, tekad atau ketetapan yang kuat untuk melakukan sesuatu hal yang disertai dengan kasih dan tanggung jawab.
Contoh :
Komitmen dalam Pernikahan Kristen. Dalam pernikahan Kristen, komitmen pernikahan adalah janji dan keputusan seumur hidup untuk mengasihi, menghargai, mengampuni, dan menerima suami/istri kita dengan kasih dan kesetiaan.
Komitmen dalam Melayani Tuhan. Janji dan keputusan kita untuk melayani Tuhan dengan segenap hati, kesetiaan dan tanggung jawab.

MENGAPA KITA MELAYANI TUHAN :
Dasar dari setiap komitmen yg kita lakukan adalah karena cinta Tuhan Yesus kepada anak-anakNya, bahwa Yesus telah mengasihi kita terlebih dahulu (Yohanes 3:16)
Dengan dasar itulah, maka setiap orang seharusnya memberi diri untuk melayani Tuhan, dan bukan karena alasan/tujuan/diatas dasar yang lain.

Bagaimana kita menumbuhkan KOMITMEN?
A.    Memiliki Cinta kepada Tuhan Yesus
  1. Cinta melahirkan komitmen, komitmen untuk mencintai panggilan Tuhan dan pelayanan yang dipercayakan-Nya.
  2. Cinta melahirkan kesetiaan, setia melakukan pelayanan dengan segenap hati (bukan lagi sekedar rutinitas atau pekerjaan pelayanan)
B.    Memiliki Tanggung Jawab
  1. Rasa tanggung jawab merupakan tanda kedewasaan seorang pelayan Tuhan.
  2. Datang tepat waktu
  3. Melakukan latihan/persiapan/doa sebelum melayani Tuhan
  4. Memberikan pelayanan yang terbaik kepada Tuhan melalui talenta yang Tuhan berikan.
  5. Selalu melakukan evaluasi diri, mencari kelemahan dan kekurangan dalam pelayanannya.
  6. Berusaha memperbaiki kualitas hidup dan pelayanannya sehingga mengalami pertumbuhan kualitas pelayanan.

Ciri-ciri Komitmen :

  1. Komitmen itu lebih dari sekedar keterlibatan – Lukas 9: 57-62.
Apabila ada seseorang yang diminta untuk melayani di gereja, namun seringkali permintaan pelayanan itu ditolak dengan alasan : “saya tidak bisa memimpin pujian”, atau “saya cukup bermain music saja”, atau “saya lebih baik melayani di event yang penting saja”, dan seterusnya. Ada banyak orang senang terlibat dalam pelayanan, tapi hanya sedikit yang mau berkomitmen. Tuhan mau kita tidak hanya menjadi orang Kristen yang terlibat dalam gereja, tapi menjadi orang Kristen yang berkomitmen bagi gereja.

  1. Komitmen itu harus memilih – Yos.24:15.
Tidak mudah bagi Yosua menentukan pilihan kepada siapa dia dan seisi rumahnya beribadah. Resiko dibenci oleh bangsa Israel sangat besar. Tetapi Yosua menentukan pilihannya yaitu beribadah kepada Tuhan.
Mungkin juga pilihan-pilihan tersebut dapat berupa hal-hal lain dalam kehidupan kita pada saat ini, misalnya : “lebih menarik melewatkan malam minggu bersama teman daripada melayani Tuhan”, atau “lebih asik menonton live konser musik daripada melayani Tuhan”, atau “saya bangga bisa bermain musik di gereja-gereja atau tempat-tempat lain yang lebih menguntungkan bagi saya”. – Matius 6:24.

  1. Komitmen itu harus fokus – Ibrani 12:2.
Melayani Tuhan dengan bertekun dalam iman dan tekun memikul salib, serta mata yang tertuju kepada Tuhan. Melayani Tuhan bukan karena ada hal-hal tertentu yang dapat membanggakan atau menguntungkan bagi kita, namun melayani Tuhan dengan tulus.

Sikap & Komitmen Pelayan Tuhan
  1. Komitmen untuk bertumbuh, dalam Yesus Kristus, dalam pengenalan akan Allah (Efesus 4:13)
  2. Komitmen untuk menjadi teladan (1Petrus 5:1-6)
  3. Komitmen untuk menyatukan hati (Filipi 2:2-7)
  4. Komitmen untuk menerima didikan, sehingga terus bertumbuh baik dalam pengenalan akan Tuhan maupun dalam teknis pelayanan (Ibrani 12:10)
  5. Komitmen untuk disiplin waktu
  6. Komitmen untuk pengembangan skillfull (I Tawarikh 25 25:7) Melalui Musa dan Harun, Allah memilih orang yang diurapi untuk menjadi imam (dalam hal ini orang Lewi) dan orang-orang yang ahli dalam bidangnya.
  7. Komitmen persiapan rohani untuk melayani. Bukan saat akan melayani saja, namun setiap waktu selalu menjaga kekudusan dan menjadikan penyembahan kepada Tuhan Yesus sebagai gaya hidupnya.

Kesimpulan
Bahwa konsistensi pelayanan merupakan anugerah dari Tuhan, yang harus dilengkapi dengan pertumbuhan spiritualitas lewat ibadah persekutuan/kelompok sel, serta menjadikan penyembahan setiap saat kepada Tuhan sebagai gaya hidup seorang pelayan Tuhan.
Nilai-nilai luar biasa dalam pelayanan, disiplin waktu, serta spiritualitas sangat efektif ditanamkan melalui kelompok kecil yang bertemu secara rutin setiap minggu.
Tidak mungkin kita mengharapkan perubahan kualitas worship yang baik, tanpa kita memupuk pertumbuhan rohani dari tim ibadah gereja.

SELAMAT MELAYANI TUHAN

Tuhan Yesus memberkati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar