KOMITMEN
Pelayan MUSIK, PUJIAN & MULTIMEDIA
06
Maret 2016
Mengapa Seorang Pelayan Tuhan Harus berKomitmen ?
Sebuah
komitmen sangat penting dalam perjalanan hidup manusia, baik dalam setiap hal
kehidupan kita, khususnya dalam hal melayani Tuhan. Agar kita dapat mencapai
tujuan dan berhasil dari awal sampai pada akhirnya, maka komitmen menjadi hal
yang harus kita miliki.
Salah
satu contohnya adalah Salomo, setelah dipercaya Tuhan dengan segala kekayaan
dan hikmat yang luar biasa, ia akhirnya gagal menjaga kekudusan hidupnya dan
jatuh dalam penyembahan berhala. (1 Raja-Raja 11:4)
Untuk
Siapa Kita Melayani ?
“Apa
pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk
Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan
menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah” (Kolose 3:23-24)
Ayat
tersebut mengajarkan agar dalam segala aspek kehidupan, hendaknya setiap orang
percaya mau untuk melayani Tuhan dengan motivasi yang tulus, benar dan dengan
segenap hatinya, seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia atau hal-hal
lainnya.
Definisi
KOMITMEN Kristen adalah …
Janji
setia, tekad atau ketetapan yang kuat untuk melakukan sesuatu hal yang disertai
dengan kasih dan tanggung jawab.
Contoh
:
Komitmen
dalam Pernikahan Kristen. Dalam pernikahan Kristen, komitmen pernikahan adalah janji
dan keputusan seumur hidup untuk mengasihi, menghargai, mengampuni, dan menerima
suami/istri kita dengan kasih dan kesetiaan.
Komitmen
dalam Melayani Tuhan. Janji dan keputusan kita untuk melayani Tuhan dengan
segenap hati, kesetiaan dan tanggung jawab.
MENGAPA
KITA MELAYANI TUHAN :
Dasar
dari setiap komitmen yg kita lakukan adalah karena cinta Tuhan Yesus kepada anak-anakNya, bahwa Yesus telah mengasihi kita
terlebih dahulu (Yohanes 3:16)
Dengan
dasar itulah, maka setiap orang seharusnya memberi diri untuk melayani Tuhan, dan bukan karena alasan/tujuan/diatas
dasar yang lain.
Bagaimana
kita menumbuhkan KOMITMEN?
A.
Memiliki Cinta kepada Tuhan Yesus
- Cinta melahirkan komitmen,
komitmen untuk mencintai panggilan Tuhan dan pelayanan yang
dipercayakan-Nya.
- Cinta melahirkan kesetiaan,
setia melakukan pelayanan dengan segenap hati (bukan lagi sekedar
rutinitas atau pekerjaan pelayanan)
B.
Memiliki Tanggung Jawab
- Rasa tanggung jawab merupakan
tanda kedewasaan seorang pelayan Tuhan.
- Datang tepat waktu
- Melakukan latihan/persiapan/doa
sebelum melayani Tuhan
- Memberikan pelayanan yang
terbaik kepada Tuhan melalui talenta yang Tuhan berikan.
- Selalu melakukan evaluasi diri,
mencari kelemahan dan kekurangan dalam pelayanannya.
- Berusaha memperbaiki kualitas
hidup dan pelayanannya sehingga mengalami pertumbuhan kualitas pelayanan.
Ciri-ciri
Komitmen :
- Komitmen itu lebih dari sekedar
keterlibatan – Lukas 9: 57-62.
Apabila
ada seseorang yang diminta untuk melayani di gereja, namun seringkali
permintaan pelayanan itu ditolak dengan alasan : “saya tidak bisa memimpin
pujian”, atau “saya cukup bermain music saja”, atau “saya lebih baik melayani
di event yang penting saja”, dan seterusnya. Ada banyak orang senang terlibat
dalam pelayanan, tapi hanya sedikit yang mau berkomitmen. Tuhan mau kita tidak
hanya menjadi orang Kristen yang terlibat dalam gereja, tapi menjadi orang
Kristen yang berkomitmen bagi gereja.
- Komitmen itu harus memilih –
Yos.24:15.
Tidak
mudah bagi Yosua menentukan pilihan kepada siapa dia dan seisi rumahnya
beribadah. Resiko dibenci oleh bangsa Israel sangat besar. Tetapi Yosua
menentukan pilihannya yaitu beribadah kepada Tuhan.
Mungkin
juga pilihan-pilihan tersebut dapat berupa hal-hal lain dalam kehidupan kita
pada saat ini, misalnya : “lebih menarik melewatkan malam minggu bersama teman
daripada melayani Tuhan”, atau “lebih asik menonton live konser musik daripada
melayani Tuhan”, atau “saya bangga bisa bermain musik di gereja-gereja atau
tempat-tempat lain yang lebih menguntungkan bagi saya”. – Matius 6:24.
- Komitmen itu harus fokus –
Ibrani 12:2.
Melayani
Tuhan dengan bertekun dalam iman dan tekun memikul salib, serta mata yang
tertuju kepada Tuhan. Melayani Tuhan bukan karena ada hal-hal tertentu yang dapat
membanggakan atau menguntungkan bagi kita, namun melayani Tuhan dengan tulus.
Sikap
& Komitmen Pelayan Tuhan
- Komitmen untuk bertumbuh, dalam
Yesus Kristus, dalam pengenalan akan Allah (Efesus 4:13)
- Komitmen untuk menjadi teladan
(1Petrus 5:1-6)
- Komitmen untuk menyatukan hati
(Filipi 2:2-7)
- Komitmen untuk menerima didikan,
sehingga terus bertumbuh baik dalam pengenalan akan Tuhan maupun dalam
teknis pelayanan (Ibrani 12:10)
- Komitmen untuk disiplin waktu
- Komitmen untuk pengembangan
skillfull (I Tawarikh 25 25:7) Melalui Musa dan Harun, Allah memilih orang
yang diurapi untuk menjadi imam (dalam hal ini orang Lewi) dan orang-orang
yang ahli dalam bidangnya.
- Komitmen persiapan rohani untuk
melayani. Bukan saat akan melayani saja, namun setiap waktu selalu menjaga
kekudusan dan menjadikan penyembahan kepada Tuhan Yesus sebagai gaya
hidupnya.
Kesimpulan
Bahwa
konsistensi pelayanan merupakan anugerah dari Tuhan, yang harus dilengkapi dengan
pertumbuhan spiritualitas lewat ibadah persekutuan/kelompok sel, serta
menjadikan penyembahan setiap saat kepada Tuhan sebagai gaya hidup seorang pelayan
Tuhan.
Nilai-nilai
luar biasa dalam pelayanan, disiplin waktu, serta spiritualitas sangat efektif
ditanamkan melalui kelompok kecil yang bertemu secara rutin setiap minggu.
Tidak
mungkin kita mengharapkan perubahan kualitas worship yang baik, tanpa kita
memupuk pertumbuhan rohani dari tim ibadah gereja.
SELAMAT MELAYANI TUHAN
Tuhan Yesus memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar